Berita

net

Dunia

Sampul Terbaru Charlie Hebdo Menggambarkan Nabi Muhammad

SELASA, 13 JANUARI 2015 | 06:02 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Majalah satire Charlie Hebdo kembali terbit setelah penyerangan maut terhadap kantor mereka yang menewaskan 12 orang pekan lalu.

Tampaknya, majalah itu tidak kapok, karena dalam sampul depan edisi terbarunya mereka malah menggambarkan Nabi Muhammad dalam bentuk kartun. Ini adalah satu hal yang amat terlarang bagi umat Muslim dan menjadi salah satu motif penyerangan tiga pria bersenjata pada pekan lalu.

BBC melukiskan, sampul terbaru majalah itu menunjukkan Nabi Muhammad memegang tanda bertuliskan "Saya Charlie", di bawah tulisan "semua dimaafkan".


Slogan "Je suis Charlie" atau "Saya Charlie" secara luas digunakan sebagai dukungan moral oleh publik Perancis dan internasional setelah serangan Rabu lalu terhadap kantor majalah tersebut.

Yang berbeda, edisi terbaru Charlie Hebdo pada Rabu ini dicetak jauh lebih banyak, yaitu tiga juta eksemplar dari biasanya hanya 60.000 yang tersedia setiap pekan.

Pengacara majalah kontroversial itu, Richard Malka, mengatakan kepada radio Perancis bahwa tindakan kliennya demi menunjukkan sikap tegas mereka kepada ekstrimis.

"Kami tidak akan menyerah. Semangat 'Saya Charlie' berarti hak untuk menghujat," ujar Malka kepada radio setempat.

Sebelumnya majalah ini juga pernah mendapat serangan bom pada 2011 setelah menerbitkan kartun Nabi Muhammad. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya