Berita

net

Dunia

Viktor Yanukovych Buronan Interpol

SELASA, 13 JANUARI 2015 | 05:33 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Mantan Presiden Ukraina, Viktor Yanukovych (64), masuk dalam daftar orang yang dicari Interpol. Status ini dikeluarkan hampir satu tahun setelah ia melarikan diri ke Rusia menghindari gerakan massa yang menggulingkannya.

Para pejabat Ukraina menuding Yanukovych telah menggelapkan jutaan dolar dana publik. Ia juga dituduh memerintahkan penembak jitu untuk menembaki demonstran yang menentangnya selama berkuasa. Semua tuduhan itu telah dibantah oleh Yanukovych.

Tanda merah (red notice) untuk Yanukovych muncul di situs Interpol, pada Senin (12/1). Interpol dan kepolisian masing-masing negara akan saling membantu dalam mengidentifikasi dan menemukannya untuk selanjutnya ditangkap dan diekstradisi atau tindakan hukum lain.


Terakhir, Yanukovich terlihat dalam sebuah foto bersama sutradara film AS, Oliver Stone, yang kemungkinan diabadikan di Moskow pada bulan Desember lalu,.

Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov, mengatakan, tanda merah serupa juga dikeluarkan untuk mantan Perdana Menteri, Mykola Azarov; mantan menteri keuangan, Iurii Kolobov; serta mantan bos perusahaan telekomunikasi Ukrtelecom, Georgii Dzekon.

Avakov juga mengklaim bahwa surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk anak Yanukovych, Olexander, meskipun hal itu tidak bisa terkonfirmasi di situs Interpol.

Namun, sebuah laporan yang belum dikonfirmasi oleh kantor berita Interfax, menegaskan bahwa Rusia akan menolak permintaan ekstradisi itu. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya