ilustrasi/net
ilustrasi/net
Anggota Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, mengatakan hal tersebut menanggapi kalimat dari Presiden yang mengatakan bahwa dalam periode tiga bulan terakhir, pemerintahannya mengerahkan mesin intelijen untuk memantau pemberitaan 343 media massa.
"Teman-teman media tidak perlu khawatir. Iya, saya menerima satu dua pertanyaan dari wartawan, jujur kaget. Namun teman-teman wartawan tidak perlu khawatir. Jika betul pernyataan Presiden yang mengerahkan mesin intelijen untuk mengawasi media yang saya baca di beberapa media online, itu tidak boleh mengganggu kepada kebebasan informasi," kata Meutya dalam keterangan pers yang diterima beberapa saat lalu (Kamis, 8/1).
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11