Berita

Presiden Jokowi

Bisnis

Bulog Bakal Diaktifkan Lagi & Subsidi Pupuk Bakal Dihapus

ISEI Temui Jokowi di Istana
RABU, 07 JANUARI 2015 | 09:15 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menemui Presiden Jokowi di Istana Negara, kemarin. Dalam pertemuan itu dibahas tentang ekonomi hingga solusi yang harus diambil pemerintah.

Ketua ISEI Muliaman D Hadad mengatakan, pertemuan dengan Jokowi tidak hanya  membahas ekonomi saja, tetapi juga membahas mengenai kelembagaan, sumber daya manusia, infrastruktur dan masih banyak lagi. Tidak ada topik khusus,” ujarnya.

Muliaman mengakui, pihaknya juga membawa rekomendasi ke pemerintahan terkait ekonomi. Beberapa rekomendasi tersebut ada di sektor konektivitas, pertanian, dan maritim. Dalam pertemuan itu, Jokowi juga memberikan mandat kepada ISEI untuk terus memberi masukan dan kritikan kepada pemerintah.


Ke depan, banyak tantangan di bidang ekonomi yang harus dihadapi pemerintah, mulai dari Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) hingga masalah ketimpangan pertumbuhan ekonomi di timur Indonesia.

                Sekretaris ISEI Aviliani mengatakan, ada beberapa poin dari pertemuan dengan Jokowi. Salah satunya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). "Untuk SDM, pak Jokowi mengharapkan ke depan banyak ke SMK, tidak pada perguruan tinggi tapi berbasis pada skill,” katanya.

Selain itu, Aviliani menyebut dalam diskusi tersebut, Jokowi berharap peran Badan Usaha Milik Nasional (BUMN) lebih ditingkatkan lagi sebagai penggerak pembangunan nasional. Seperti Bulog akan lebih menjadi penyangga akan diaktifkan kembali.

Kemudian, lanjut Aviliani, fungsi komersial BUMN itu juga akan diperbaiki termasuk penghapusan subsidi pupuk. Tapi pada hasil akhirnya, pemerintah akan membeli dari petani sehingga kesejahteraan petani lebih bisa ditingkatkan.

Dia menjelaskan, fungsi BUMN akan lebih banyak berperan dalam pembangunan, terutama pada Indonesia Timur.

"Ini menurut kita suatu hal yang baru dan menarik untuk kita angkat dan ISEI juga perlu membahasnya dimana peran BUMN nanti akan lebih besar," paparnya.

Aviliani menyebut, pada dasarnya, fokus diskusi antara ISEI dengan Presiden Jokowi adalah pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan masyarakat luas.

"Tadi yang menjadi fokus adalah berkaitan dengan infrastruktur. Infrastruktur yang berkaitan dengan massa atau berkaitan dengan konektivitas," tukasnya.  ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya