Berita

hariara tambunan/net

Bisnis

Luhut Masuk Istana, HIPWI Yakin Investor di Daerah Terlindungi

SENIN, 05 JANUARI 2015 | 14:52 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta (HIPWI) FKPPI, Hariara Tambunan menyambut baik pelantikan Luhut Binsar Panjaitan sebagai Kepala Staf Kepresidenan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia berharap,Luhut bisa memberikan perlindungan bagi investor di daerah, khususnya di bidang energi. Sebab, perlindungan investor di daerah saat ini masih diabaikan. Akibatnya, banyak investor yang dirugikan dan enggan menanamkan modalnya. 

"Dengan latar belakang pembisnis dan militer, saya yakin pak Luhut mampu mendorong sektor usaha tumbuh pesat di 2015. Termasuk, melindungi investor di daerah guna menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Hariara di Jakarta, Senin (5/1).


HIPWI menyatakan, siap bersinergi dengan pemerintah untuk memberdayakan ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteran rakyat.

"HIPWI memiliki sumber daya manusia yang besar. Tak hanya sampai Sabang-Marauke saja tapi kami ada hingga kecamatan. Potensi ini sangat besar untuk menggerakan ekonomi rakyat," kata Hariara.

Selain itu, lanjut dia, Kepala Staf Kepresidenan juga harus mensosialisasikan pilar kebangsaan di masyarakat, termasuk di kalangan lembaga negara.
Dengan demikian, pemahaman masyarakat tentang kebangsaan akan semakin kuat untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan, serta menjadi modal dasar dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

HIPWI yakin, dengan adanya kepala staf kepresidenan, pemerintahan Jokowi akan semakin kuat, baik dari keamanan, politik maupun pertumbuhan ekonomi. Apalagi, pemerintah menjanjikan perbaikan infrastruktur dan pelayanan investasi dalam satu pintu.
  
Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto menjelaskan, tugas Kepala Staf Kepresidenan berbeda dengan Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Fungsi Kepala Staf Kepresidenan adalah memberikan informasi strategis dan membantu presiden untuk mengidentifikasi isu strategis serta membantu presiden melihat pencapaian hasil pembangunan.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya