Berita

Dunia

Korsel Bersedia Dialog asal Korut tak Ajukan Syarat

SABTU, 03 JANUARI 2015 | 10:55 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Korea Selatan meminta Korea Utara melakukan dialog tanpa syarat apapun jika ingin benar-benar memperbaiki hubungan.

"Korea Utara harus datang ke dialog tanpa melampirkan prasyarat jika
benar-benar ingin memperbaiki hubungan Selatan-Utara," kata Jurubicara Kementerian Unifikasi Korsel, Lim Byeong Cheol, pada Jumat (3/1), seperti dilansir AFP.

Pernyataan itu disampaikan Lim menanggapi pidato Tahun Baru pemimpin Korut Kim Jong Un yang mengatakan bahwa pihaknya telah terbuka untuk melakukan pertemuan dengan Korsel, asalkan latihan militernya bersama Amerika Serikat (AS) dihentikan.

Pernyataan itu disampaikan Lim menanggapi pidato Tahun Baru pemimpin Korut Kim Jong Un yang mengatakan bahwa pihaknya telah terbuka untuk melakukan pertemuan dengan Korsel, asalkan latihan militernya bersama Amerika Serikat (AS) dihentikan.

Lim juga mengatakan bahwa pihaknya telah mengesampingkan kemungkinan negaranya menghentikan latihan militer bersama Amerika Serikat (AS).

"Sebagai permintaan sepihak (Korea) Utara untuk menghentikan latihan militer Korea Selatan-AS, pemerintah akan mengatasinya dari posisi berprinsip," tegas Lim.

Kedua Korea secara teknis masih berperang dan kini statusnya masih gencatan senjata, bukan perjanjian damai.

Ada kabar yang menyebut bahwa bulan Januari 2015 ini, kedua negara tersebut akan melakuan pertemuan yang membahas masalah reunifikasi.[zul]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya