Berita

Politik

MEA 2015

Hadapi MEA 2015, Indonesia Perlu Pelajari Langkah Thailand

KAMIS, 25 DESEMBER 2014 | 16:55 WIB | LAPORAN:

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 merupakan situasi di mana modal, barang, jasa hingga tenaga kerja terampil bisa melewati batas negara-negara anggota ASEAN secara bebas.

Situasi ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN yang apabila dimanfaatkan dengan benar akan membuahkan keuntungan yang tidak sedikit.

Begitu dijelaskan Ketua Bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Teguh Santosa dalam diskusi bertajuk "Pemuda Daerah Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015" di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, (25/12).


Menurut Teguh yang juga dosen jurusan hubungan internasional di FISIP UIN Syarif Hidayatullah, Indonesia perlu mempelajari apa yang dilakukan Thailand dalam menghadapi MEA 2015.

Negeri gajah putih itu bukan hanya menggembar-gemborkan isu MEA 2015, tetapi mengerjakan hal paling dasar, terutama mempersiapkan masyarakatnya, baik kelompok industri maupun kelompok pekerja terampil.

Di Thammasat University di Thailand pun, misalnya, sudah sejak tujuh atau delapan tahun terakhir ada jurusan bahasa Indonesia karena mereka menyadari bahwa Indonesia adalah aktor terbesar di ASEAN.

"Mereka siap menyambut orang Indonesia yang datang ke Thailand, dan siap mendatangi Indonesia. Sementara kita di Indonesia baru sebatas sibuk mencari restoran tomyam," ujar Teguh dengan nada bercanda. [wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya