Berita

Bisnis

Salah Kaprah BUMN Dipimpin Orang Asing

RABU, 17 DESEMBER 2014 | 22:58 WIB | LAPORAN:

Wacana pemerintah yang mempersilahkan pihak asing mengelola BUMN menimbulkan banyak penentangan. Kebijakan yang mencerminkan pro asing ini dinilai tidak cermat.

Pengamat kebijakan publik Yusuf Wibisono mengatakan, kebijakan tersebut jauh dari harapan rakyat dan jauh dari janji-janji pemerintah yang katanya mengutamakan kepentingan rakyat.

"Jika benar itu disampaikan oleh Menteri BUMN, menurut saya pemerintahan sekarag jauh dari orientasi kerakyatan," katanya saat dihubungi, Rabu (17/12).


Menurut Yusuf, banyak putra-putri Indonesia yang sebenarnya sanggup mengelola BUMN dengan memprioritaskan rakyat. Ketimbang memprioritaskan orang asing.

"Banyak ahli dan profesional yang saya kira cukup mampu mengelola BUMN secara baik, transparan dan akuntabel. Putra-putri bangsa masih sangat sanggup mengurus kekayaannya sendiri," bebernya.

Lebih dari itu, Yusuf menilai jika perusahaan-perusahaan BUMN bisa dikendalikan oleh orang asing maka tidak menutup kemungkinan jabatan menteri di masa mendatang juga dapat diisi orang asing.

Karenanya, dia meminta pemerintah untuk memikirkan kembali wacana tersebut demi kedaulatan bangsa.

'Sekali lagi, ini sebuah kebijakan yang salah kaprah," demikian Yusuf.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya