Berita

martin hutabarat/net

Martin: Penggantian Direksi Garuda Sangat Tepat

SABTU, 13 DESEMBER 2014 | 20:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengapresiasi pergantian Direksi Garuda.

Kinerja Garuda yang selama ini dirasakan masyarakat bisa bersaing dengan perusahaan penerbangan dalam negeri lainnya, ternyata menyimpan neraca keuangan yang dibayangi  kerugian besar dan berpotensi mengganggu kinerja perusahaan.

Anggota DPR, Martin Hutabarat, mengungkapkan beberapa alasan dukungannya terhadap langkah penyegaran di maskapai Garuda.


Sebelumnya, pelarangan yang dilakukan Menteri BUMN, Rini Sumarno, terhadap Direksi BUMN untuk menggunakan kelas Bisnis dalam setiap penerbangan diprotes oleh Garuda karena berpotensi mengurangi pendapatannya.

"Ini menunjukkan bahwa penghasilan Garuda selama ini masih banyak tergantung dari keistimewaannya yang digunakan pegawai negeri dan BUMN," kata Martin dalam pesan elektronik yang diterima Kantor Berita Politik , sesaat lalu (Sabtu, 13/12).

Dia melanjutkan, masyarakat yang selama ini mendukung Garuda agar maju menjadi perusahaan terkemuka dengan membeli saham Garuda pada saat go public ternyata banyak yang menelan kecewa. Penyebabnya, sejak saham Garuda dijual kepada umum 4 tahun lalu, sampai sekarang harga sahamnya selalu jauh di bawah harga perdana.

"Ini akibat laporan keuangan Garuda yang selalu merugi," sebut Martin.

Oleh karena itu, tambah Martin, pergantian Dirut Garuda, Emirsyah Satar, dan penyegaran seluruh Direksi adalah sangat tepat dilakukan oleh Menteri BUMN.

"Ini agar kinerja yang melambat jangan sampai merembes pada kinerja BUMN yang lain akibat terlalu lamanya seseorang menjabat Dirut BUMN," pungkas Martin. [ysa]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya