Berita

isis/net

Dunia

Serangan Udara AS dan Koalisinya Bombardir Irak dan Suriah

SABTU, 13 DESEMBER 2014 | 15:13 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Amerika Serikat (AS) dan pasukan militer dari berbagai negara koalisinya di Timur Tengah terus menyerang kelompok militan Negara Islam atau ISIS di Suriah dan Irak selama tiga hari terakhir.

Menurut Kementerian Pertahanan Amerika Serikat, negaranya bersama dengan Bahrain, Yordania, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab melancarkan serangan dengan menggunakan pesawat tempur pengebom.

Sejak 10 Desember lalu, tujuh serangan udara dilancarkan di Suriah.


"Serangan udara menghancurkan enam pejuang, lima bangunan, dan dua markas ISIS," begitu kata pernyataan dari situs Kemenhan AS www.defense.gov, Jumat (12/12).

Tak hanya di Suriah, AS dan mitranya juga telah melakukan 20 serangan udara selama periode yang sama di Irak.

Negara koalisi Barat yang turut melakukan serangan udara di Irak bersama Amerika Serikat adalah Australia, Belgia, Kanada, Denmark, Prancis, Belanda dan Inggris.

Serangan udara tersebut menghancurkan 11 kendaraan lapis baja, empat kontainer, sebuah pos pemeriksaan, dua excavator, dan tiga bangunan yang dihuni pejuang ISIS.

"Penyerangan yang menargetkan ISIS di Suriah dan Irak bertujuan membatasi kemampuan kelompok teroris tersebut untuk melakukan operasi teror lebih lanjut," lanjut Kemenhan AS. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya