Berita

ilustrasi

Bisnis

Pembangunan Di Indonesia Dihadang Perubahan Iklim

JUMAT, 12 DESEMBER 2014 | 09:40 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Untuk mencapai tujuan pem­bangunan berkelanjutan tidak lagi semudah yang diba­yangkan. Soalnya, situasi saat ini berbeda jauh ketimbang tahun 80-an ketika konsep pem­bangunan berkelanjutan diperkenalkan.

Pada tahun 80-an, pem­ba­ngunan berkelanjutan belum meng­hadapi tantangan peru­bahan iklim seperti saat ini,” ujar Chairman of Advisory Board Social Investment In­donesia (SII) Jalal.

Solusinya, menurut dia, per­lu keterlibatan semua pihak. Mes­ki tetap tidak mudah, pada konteks masyarakat dunia, kekhawatiran negara maju mengingkari janji untuk mem­bantu pendanaan dan tek­no­logi buat negara berkembang guna mengurangi emisi dan dam­pak perubahan iklim mem­buat kesepakatan pengu­rangan emisi mandek.


 Selain itu, lanjut Jalal, pro­ses pembangunan yang me­nem­patkan ekonomi sebagai pang­lima dan memposisikan lingkungan di bawahnya telah menghabiskan 1,5 kali lipat daya dukung bumi.

Masyarakat dunia tidak ju­jur mengakui kegagalan untuk memperbaiki kerusakan ling­kungan,” ucapnya.

Sikap masyarakat dunia itu tercermin dari pertemuan ke-20 Kerangka Kerja Konvensi PBB untuk Perubahan Iklim di Lima, Peru, yang belum sepa­kat menurunkan emisi.  Pada­hal, cuaca ekstrim yang terjadi di berbagai belahan bumi, se­perti di Amerika Serikat hing­ga Badai Hagupit di Filipina menunjukkan bumi sudah tidak bisa kompromi.

Ketika bumi tak mau kom­promi, kata Jalal, yang paling terdampak adalah masyarakat di negara berkembang seperti Indonesia. 

Tanpa risiko perubahan iklim pun, petani di Indonesia telah kesulitan untuk hidup layak,” jelas dia.

Atas situasi itu, realisasi pem­bangunan berkelanjutan tidak lagi bisa ditawar. Pem­bangunan harus mulai menem­patkan lingkungan di atas eko­nomi, atau pembangunan yang berupaya memenuhi kebutu­han masyarakat saat ini. Ten­tunya tanpa mengorbankan ke­mam­puan untuk memenuhi kebutu­han masyarakat di masa depan.

Managing Partner SII Fajar Kurniawan menyatakan, un­tuk konteks Indonesia, keterli­bat­an semua sektor sangat mut­lak diperlukan guna me­mas­tikan pencapaian tujuan pembangu­nan berkelanju­tan. Namun, yang menjadi per­soalan bagai­mana mene­mukan model ke­mitraan yang ideal bagi In­donesia. 

Investasi sosial, lanjut Fajar, sebagai pendekatan strategis dalam menjalankan tanggung jawab sosial masing-masing sek­tor. Lewat investasi sosial, baik perusahaan maupun ma­syarakat bisa memantau secara berkala sekaligus mengukur konsistensi dampak yang di­timbulkan atas program yang dijalankan. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya