Berita

udar pristono/net

MISTERI TRANSJAKARTA

Kejagung: Tiga Orang Saksi untuk Udar Pristono Mangkir

RABU, 10 DESEMBER 2014 | 23:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hari ini (Rabu, 10/12), penyidik Kejaksaan Agung melanjutkan upaya pengusutan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Korupsi atas nama tersangka Udar Pristono, yang merupakan mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Namun, dari tiga orang yang dijadwalkan dan dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi tidak memenuhi kewajiban mereka alias mangkir.

Ketiga orang itu adalah Tiyar Cahya Kusuma, Jasmine Nila Pertiwi dan Asep Risyanto.


"Ketiga saksi tersebut tidak hadir memenuhi panggilan penyidik tanpa keterangan," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Spontana, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, beberapa saat lalu.

Namun tidak ada penjelasan soal kaitan tiga orang itu dengan kasus pencucian uang Udar Pristono.

Diketahui selama ini bahwa Kejagung mengembangkan kasus pengadaan bus Transjakarta ke perkara pencucian uang bekas Kepala Dinas Perhubu­ngan DKI itu.

Tony Spontana membeberkan, upaya penyidik menelusuri aset dan transaksi di rekening tersangka, antara lain melalui pencarian terhadap teman-teman Udar.

Penyidik pun menyatroni kediaman sejumlah orang lainnya yang terindikasi menerima kucuran dana dari rekening tersangka Udar. Menurut Tony, keterkaitan sejumlah nama tersebut perlu diklarifikasi terlebih dahulu. Artinya, penyidik merasa perlu mengetahui, apa hal yang mendasari tersangka untuk mendistribusikan uang melalui rekeningnya ke­pada para saksi itu.

Penyidik pun telah menggeledah apartemen dan rumah ter­sang­ka Udar. Penggeledahan yang diikuti dengan penyitaan itu, dilaksanakan Rabu (12/11). Penyidik menyita dua unit apartemen di kawasan Casablanca dan menyita rumah tersangka di Kompleks Liga Mas, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Dari kediaman tersangka, penyidik juga menyita tiga  telepon genggam, dokumen akta jual beli, sejumlah KTP, serta rekening tagihan kartu kredit. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya