Berita

foto: bbc

Dunia

Polisi Inggris Terancam, Seorang Pria Ditangkap Pasukan Khusus

RABU, 10 DESEMBER 2014 | 05:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Seorang pria berusia 31 tahun ditahan kepolisian berkaitan dengan ancaman penculikan dan pembunuhan terhadap perwira polisi yang bertugas.

Dikutip dari BBC, kepolisian West Midlands, Inggris, mengatakan, petugas dari unit khusus anti-terorisme menangkap pria tersebut pada Selasa sore (9/12). Sebelumnya, pasukan unit khusus itu telah mengeluarkan peringatan kepada pejabat dan staf kepolisian setelah menerima ancaman "anonim tapi kredibel" yang dianggap sangat serius.

Asisten Kepala Polisi, Garry Forsyth, mengatakan pihaknya menanggapi ancaman itu dengan sangat serius. Petugas kepolisian telah diminta untuk mengambil tindakan pencegahan ekstra, termasuk tidak mengenakan seragam saat perjalanan ke dan dari tempat kerja.


"Kami telah mengambil kesempatan untuk mengingatkan seluruh karyawan perlu untuk waspada. Prioritas kami tetap melayani masyarakat kita dan melindungi mereka dari bahaya," kata Garry Forsyth.

"Petugas tetap berpatroli dan staf kami terus menanggapi panggilan untuk layanan seperti biasa," tambah dia.

Pada bulan Oktober, tingkat ancaman terhadap polisi di seluruh Inggris sempat dinaikkan ke level substansial. Tingkat keamanan nasional Inggris tetap menandakan bahwa serangan teroris sangat mungkin terjadi. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya