Berita

Politik

Ustad Yusuf Mansur Akui Salah Tanggapi Pernyataan Anies Baswedan

RABU, 10 DESEMBER 2014 | 04:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pimpinan Ponpes Daarut Quran, Ustad Yusuf Mansur, menyesali dirinya sempat emosional menanggapi berita yang menyebut rencana Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar-Menengah, Anies Baswedan, merevisi tata cara membuka dan menutup kegiatan belajar mengajar di sekolah, termasuk aturan berdoa di pagi hari.

"Intinya, menurut Pak Anies, berita itu ga benar. Saya di awal kali dengar suara beliau, sudah minta maaf duluan. Tapi banyak hikmahnya," jelas Ustad Yusuf Mansur lewat akun Twitternya @yusuf_mansur, Selasa malam (9/12).

Ustad Yusuf Mansur mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Anies Baswedan dan mendengarkan klarifikasi dari sang menteri.


Memang, sebelumnya Yusuf Mansur sempat "panas" mendengar pemberitaan bahwa akan ada revisi tata tertib membaca doa sebelum memulai dan sesudah kegiatan belajar di sekolah-sekolah. Emosinya sempat ia luapkan lewat twitternya pada Selasa tengah hari, bahkan sampai menjadi "trending topic" di media sosial.

"Benar-benar banyak hikmahnya kejadian ini. Kapan-kapan ntar diterusin. Nampaknya Pak Anies pun sudah mulai nulis klarifikasinya. Alhamdulillaah dah," sambung sang ustad.

Yusuf menegaskan hasil dialognya dengan Anies, bahwa kegiatan doa untuk membuka dan menutup kegiatan belajar mengajar masih diperbolehkan, dan bahkan tetap didorong agar terus ada. Hanya saja, bila ada siswa non Muslim, atau sebaliknya, jika ada siswa Muslim, siswa tersebut diperbolehkan untuk tidak mengikuti doa tersebut.

Terkait kesalahannya, Ustad Yusuf pun melontarkan pengakuan dan permintaan maaf.

"Sampai sini, syukuri dulu, hal ini, ga benar. sesuai dugaan, sesaat setelah saya twit, bahwa agak-agak ga mungkin nih berita tersebut. Dan alhamdulillaah, ternyata ga benar. Lalu nampaklah kesalahan saya pribadi. Insya Allah, saya perbaiki untuk ke depan harinya," tulisnya.

"Kepada semuanya, saya pribadi minta maaf. Sudah bikin heboh," tambah sang ustad di ujung cuitannya. [ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya