Berita

peta maladewa/net

Dunia

Tiongkok Kirimkan Pesawat, Kapal, dan Dana Perbaiki Pelayanan Air Maladewa

SENIN, 08 DESEMBER 2014 | 12:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiongkok kirimkan dua buah pesawat angkatan udara yang membawa 40 ton botol air dan sebuah kapal angkatan laut pembawa fasilitas pemurnian air ke Male, Maladewa.

Menurut keterangan dari Kementerian Luar Negeri Maladewa, pesawat dan kapal tersebut telah tiba hari ini (Senin, 8/12) untuk membantu menyediakan air minum yang layak bagi warga.

Bukan hanya itu, pemerintah Tiongkok juga bahkan menggelontorkan dana sumbangan sebesar 500 ribu dolar AS bagi pemerintah Maladewa untuk mempercepat perbaikan di pabrik desalinasi dan mengembalikan aliran air ke ibukota.


Sumbangan itu diberikan setelah pemerintah Maladewa mengumumkan bahwa negara tersebut diperkirakan memerlukan 20 juta dolar AS untuk memperbaiki pabrik yang rusak akibat kebakaran yang terjadi pekan lalu. Hal itu mengakibatkan sekitar 130 ribu diwa di ibukota hidup kekurangan air selama empat hari.

"Pemerintah Tiongkok telah maju dengan sumbangan 500 ribu dolar AS. Diskusi sedang berlangsung dengan Arab Saudi, Qatar, Kuwait, dan pemerintah Arab lainnya. Kami berharap untuk mendapatkan bantuan keuangan dari mereka," kata Menteri Pertahanan Maladewa Mohamed Nazim seperti dikabarkan China Daily.

Selain dana dari Tiongkok, bantuan swasta juga datang sebesar satu juta dolar AS dari sumber anonim yang merupakan pengusaha asal Saudi.

Perlu diketahui, pelayanan air ke ibukota Male lumpuh total sejak Kamis pekan lalu setelah kebakaran merusak komponen penting dari fasilitas desalinasi air di pulau tersebut. Hal itu menyebabkan ribuan orang kesulitan air untuk keperluan sehari-hari. [mel]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya