Berita

ilustrasi/net

Politik

Partai Golkar Akan Diselimuti Konflik Tidak Berujung

SELASA, 02 DESEMBER 2014 | 11:05 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pada akhirnya, Munas Partai Golkar versi Aburizal Bakrie (ARB) di Bali hanya menyisakan calon tunggal setelah Airlangga Hartarto menyatakan mundur dari pencalonan ketua umum.

Dengan menyisakan satu-satunya calon, yaitu ARB sendiri, Golkar diprediksi dilanda konflik yang tidak berujung. Demikian dikatakan analis politik, Ray Rangkuti, beberapa saat lalu (Selasa, 2/12).

Menurut dia, Golkar adalah partai besar dengan  watak kemajukan yang kuat. Karena itu, pengelolaan secara ekslusif bertentangan dengan kebutuhan akan pengelolaan partai secara demokratis partisipatoris.


"Pengelolaan yang cenderung ekslusif hanya akan menimbulkan konflik tidak berujung. Menjadikan ARB satu-satunya caketum adalah pengkerdilan terhadap partai sekaligus pengkeroposan semangat kompetisi yang adil," ujar Ray melalui pesan elektronik.

Selain tidak demokratis, lanjut Ray, pemilihan secara aklamasi jelas tidak demokratis dan juga mengingkari kemajemukan Golkar. Aklamasi itu menepikan kompetisi dan makna Munas. Apalagi pilihan aklamasi dilakukan dengan  mobilisasi.

"Cara-cara aklamasi karena mobilisasi hanya layak dan mungkin hidup di era otoritarianisme," tegasnya. [ald] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya