Berita

irman putra sidin/net

Politik

Pakar Tata Negara: Rugi Rasanya Kalau DPR Diam-diam Saja

SABTU, 29 NOVEMBER 2014 | 10:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Konsekuensi ketika memilih sistem demokrasi, atau kedaulatan berada di tangan rakyat, adalah memberikan ruang seluas-luasnya bagi sekitar 250 juta rakyat menyampaikan aspirasi mereka.

"Selama itu dalam koridor konstitusional, itu bukan kegaduhan," kata pakar hukum tata negara, Irman Putra Sidin, dalam diskusi bertajuk "Wajah Politik Kita" di Cikini, Jakarta, Sabtu (29/11).

Terkait dinamika politik yang terjadi antara DPR dan Pemerintah yang cenderung gaduh, Irman menilainya sebagai sesuatu yang wajar. Justru dengan demikianlah maka Pemilihan Umum yang sudah digelar dengan dana triliunan rupiah menjadi berarti.


"Coba bayangkan, kita mengeluarkan dana pemilu sudah berapa triliun? Tapi setelah pemilu itu, senyap di Senayan sana. Rugi rasanya, aspirasi kita di mana? Misalnya, harga BBM naik, mereka (DPR) senyap saja. Bayangkan kalau mereka diam-diam saja, bagaimana rasanya? Rugi rasanya," kata dia berapi-api.

Suka tak suka, tegas Irman, selalu ada riak-riak di ruang publik dalam sistem demokrasi yang notabene sesuai konstitusi Indonesia.

"Itulah konsekuensinya, dan itu tidak perlu dibesar-besarkan," jelasnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya