Berita

ilustrasi/net

Politik

Beringin Digoyang, PKB Siap Tumbangkan

SABTU, 29 NOVEMBER 2014 | 08:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ada saja yang mengambil keuntungan dari situasi kisruh politik. Misalnya, keuntungan atas konflik yang makin panas di internal Partai Golkar. Hal ini diyakini akan menjadi salah satu faktor yang membuat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengalahkan Partai Golkar pada Pemilu 2019.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum organisasi sayap kemahasiswaan PKB, Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Ghozali Munir pada diskusi mingguan yang digelar lembaganya, kemarin, di kantor DPN Gemasaba, Jakarta.
 
"Perkembangan PKB menunjukkan trend kenaikan yang sangat positif, perbaikan manajemen partai di setiap level dan daerah membuat partai ini makin solid dan tinggi elektabilitasnya," tegasnya.


Terkait itu, kata dia bernada optimis, konflik makin keras yang mendera "partai beringin" akan menjadi salah satu faktor penyebab PKB suksesn menumbangkan Golkar pada Pemilu 2019. Menurut Ghozali, PKB sekarang mulai berubah dari partai yang berciri khas pemilih tradisionalis pedesaan menjadi partai modern lintas suku, lintas daerah, lintas pulau dan lintas agama.

"Satu hal yang menggembirakan kami adalah bahwa partai ini telah mengalami banyak kemajuan dan telah berubah dari partai yang berciri khas pemilih tradisionalis pedesaan menjadi partai modern, lintas suku, lintas daerah, lintas pulau dan lintas agama," terang Ghozali.

Lebih jauh Ketua Umum Badan Otonom PKB ini menjabarkan bahwa target pemilu untuk melampui perolehan suara Partai Golkar adalah target yang realistis dan masih terukur dengan berkaca pada perolehan suara pada pemilu 2014 kemarin.

"Pada pemilu 2014, partai kami berhasil mengalami kenaikan 100 persen dan hal tersebut sedang kami persiapkan untuk diulang pada Pemilu 2019. Jika hal ini berhasil maka kami akan melampui perolehan suara partai Golkar pada pemilu 2019 nanti," tambahnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya