Berita

dwi soetjipto/net

Bisnis

Dwi Soetjipto Diragukan Paham Migas

JUMAT, 28 NOVEMBER 2014 | 12:24 WIB | LAPORAN:

Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (SPKP) mengingatkan Presiden RI Joko Widodo agar cermat dan tidak memilih Direktur Utama Pertamina dari kalangan eksternal seperti Dwi Soetjipto. Selaku Dirut Semen Indonesia, Dwi Soetjipto dinilai tidak mengetahui sektor migas.
 
"Pakai logika saja, produksi semen dan migas itu berbeda, sektor migas itu lebih rumit. Jauh sekali dibandingkan dengan mengurusi semen. Kenapa Dirut Pertamina harus dari pihak eksternal. Sedangkan dari internal sendiri lebih banyak dan lebih bagus," kata Ketua Umum SPKP, Binsar Effendi Hutabarat melalui keterangan resminya, Jumat (28/11).

Dia menduga, Dwi adalah titipan dari Menteri BUMN, Rini Soemarno. Jika itu benar, maka negara dalam keadaan bahaya.


"Politik Menteri BUMN Rini Soemarno dengan menempatkan orang-orangnya di sektor migas bisa membahayakan negara. Lihatlah Sudirman Said dan Amien yang berlatang belakang akuntan," terangnya.

Di sisi lain, Pertamina juga akan mengalami kehancuran apabila benar Dwi Soetjipto terpilih menjadi direktur utama (Dirut) Pertamina. Pertamina bakal diprivatisasi, lifting minyak bakal menurun, dan timbul gejolak dalam internal Pertamina.

"Kami siap melakukan dan menggerakkan aksi massa turun ke jalan jika dirut Pertamina bukanlah orang yang ahli di sektor migas, apalagi Dirut Semen," tandasnya.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya