Berita

priyo budi santoso/net

Politik

Priyo: Ormas Pendiri Dukung Presidium Penyelamat Partai Golkar

KAMIS, 27 NOVEMBER 2014 | 17:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ormas-ormas pendiri Partai Golkar menyatakan mendukung terbentuknya Presidium Penyelamat Partai Golkar.

Demikian disampaikan Ketua Umum Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Priyo Budi Santoso, dalam konferensi pers di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta.

Priyo hadir dalam jumpa pers itu bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957, HR Agung Laksono; Ketua Presidium Depinas Soksi, Laurens Siburian, dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MKGR, Zainal Bintang. Agung Laksono sendiri yang menjabat Ketua Presidium Penyelamat Partai Golkar.


"Kami dengar juga dalam rapat pleno kemarin, telah dibentuk Presidium Penyelamat Golkar. Sebagai produk pleno, ini merupakan refleksi dari perjalanan panjang dari poin-poin yang kami sebutkan sebelumnya. Ketika ada ketidakadilan dan sebagainya, kami memandang ini masih dalam kerangka mengembalikan golkar kepada jalur AD/ART," kata Ketua Umum Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Priyo Budi Santoso.

Selain itu, melihat situasi perpecahan Golkar jelang Munas IX di Bali pada 30 November, Priyo dan rekan-rekannya yang berseberangan dengan Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie, menyerukan rekonsiliasi.

"Kami juga mendukung langkah penyelamatan kalau itu untuk menjaga kebesaran Partai Golkar," tegasnya.

Sementara itu, sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, menegaskan bahwa pembentukan Presidium Penyelamat Partai Golkar oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono, tidak sah. Menurut Aburizal, pembentukan presidium tersebut tidak berlandaskan aturan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar.

Kubu Agung Laksono membentuk presidium penyelamat Partai Golkar karena menginginkan Munas XI Partai Golkar digelar Januari 2015. Ia mengklaim, keputusan tersebut diambil berdasarkan derasnya aspirasi yang mengalir di rapat pleno Partai Golkar. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya