Berita

ban ki moon

Dunia

Ban Ki Moon Segera Seret Pelaku Pembajakan Bus di Kenya

MINGGU, 23 NOVEMBER 2014 | 21:19 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengutuk serangan yang diduga dilakukan kelompok militan asal Somalia, Al-Shabaab, terhadap sebuah bus di Kenya Utara, yang menyebabkan sedikitnya 28 orang tewas.

"Mereka yang bertanggungjawab atas serangan hari ini akan diseret ke pengadilan dengan cepat," kata Sekretaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Ban Ki Moon, Sabtu (22/11), seperti dilaporkan Xinhua.

Sementara itu, Ban juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan mengungkapkan solidaritas dengan rakyat dan pemerintah Kenya.


Ban juga menjanjikan dukungan berkelanjutan PBB ke Kenya dan negara-negara kawasannya dalam upaya multidimensional untuk mengatasi
terorisme.

Insiden ini terjadi di Mandera, perbatasan antara Kenya Utara dan Somalia. Bus yang mengangkut 60 penumpang itu hendak menuju Nairobi, ibukota Kenya. Dua orang polisi juga berada diantara korban tewas.

Kenya telah dilanda serangkaian serangan senjata dan bom yang dilakukan militan Al-Shabab yang terkait jaringan Al-Qaeda sejak Kenya
mengirim pasukan ke Somalia pada Oktober 2011.

Pasukan Kenya merupakan bagian dari Misi Uni Afrika di Somalia yang mendukung pemerintahan Somalia yang lemah dan yang didukung PBB dalam perang melawan pemberontak al-Shabab.

Pihak berwenang mengatakan sedikitnya 135 serangan telah dilancarkan sejak itu, termasuk serangan terhadap Westgate Mall di mana 67 orang tewas.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya