Berita

Olahraga

Raja Sapta Bertekad Jadikan Forki DKI Barometer Karate Nasional

SENIN, 17 NOVEMBER 2014 | 10:17 WIB | LAPORAN:

Ketua Forki (Forum Karate Indonesia) DKI Jakarta, Raja Sapta Ervian bertekad akan berusaha merebut gelar juara umum di PON Jawa Barat mendatang.

"Sebelumnya DKI gagal, tapi untuk PON berikutnya saya harap DKI bisa menyabet emas terbanyak," ujarnya Raja Sapta yang kembali memimpin Forki DKI Jakarta.

DKI sendiri, menurutnya, sudah mempersiapkan diri sejak lama terutama setelah PON lalu di Riau. Saat ini mereka sedang digembleng dalam Pelatda.


"Kita persiapkan 19  kelas DKI akan turun dengan kekuatan penuh," tambahnya.

Pada sambutannya, Raja Sapta juga bertekad akan membawa Forki DKI Jakarta menjadi barometer kekuatan karate di Indonesia. Untuk itu, ia akan membentuk kepengurusan yang kuat dan solid, tanpa melihat dari aliran atau perguruan mana nanti pengurus yang akan dipilih.

Kepengurusan saya sebelumnya yaitu 2010-2014, hampir 70 persen pengurus adalah profesional. Dan hasilnya organisasi berjalan dengan baik, karena semua bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan kemampuan,” ujar Raja Sapta.

Selain itu, lanjut Raja Sapta, ia juga meminta seluruh perguruan untuk bersatu dan saling mendukung dalam mengusung program kerja, baik itu pembinaan atlet maupun tertib administrasi di kepengurusan. Untuk itu, rencananya, pada kepengurusan baru ini akan dilakukan dan ditingkatkan kompetensi internal Sumber Daya Manusia (SDM) karata di DKI Jakarta, baik pengurus, pelatih, atlet, dan lain-lain agar semua tersinkronisasi dengan baik.

"Bila itu bisa dijalankan, saya optimis Forki DKI bisa kembali mumpuni dan menjadi barometer karate nasional. Tidak hanya pembinaan atlet, tetapi juga kualitas organisasi. Yang pasti tantangan ke depan tidak gampang baik itu dari manajemen, organisasi, dan juga finansial,” papar Raja Sapta.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya