Ketua Forki (Forum Karate Indonesia) DKI Jakarta, Raja Sapta Ervian bertekad akan berusaha merebut gelar juara umum di PON Jawa Barat mendatang.
"Sebelumnya DKI gagal, tapi untuk PON berikutnya saya harap DKI bisa menyabet emas terbanyak," ujarnya Raja Sapta yang kembali memimpin Forki DKI Jakarta.
DKI sendiri, menurutnya, sudah mempersiapkan diri sejak lama terutama setelah PON lalu di Riau. Saat ini mereka sedang digembleng dalam Pelatda.
"Kita persiapkan 19 kelas DKI akan turun dengan kekuatan penuh," tambahnya.
Pada sambutannya, Raja Sapta juga bertekad akan membawa Forki DKI Jakarta menjadi barometer kekuatan karate di Indonesia. Untuk itu, ia akan membentuk kepengurusan yang kuat dan solid, tanpa melihat dari aliran atau perguruan mana nanti pengurus yang akan dipilih.
Kepengurusan saya sebelumnya yaitu 2010-2014, hampir 70 persen pengurus adalah profesional. Dan hasilnya organisasi berjalan dengan baik, karena semua bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan kemampuan,†ujar Raja Sapta.
Selain itu, lanjut Raja Sapta, ia juga meminta seluruh perguruan untuk bersatu dan saling mendukung dalam mengusung program kerja, baik itu pembinaan atlet maupun tertib administrasi di kepengurusan. Untuk itu, rencananya, pada kepengurusan baru ini akan dilakukan dan ditingkatkan kompetensi internal Sumber Daya Manusia (SDM) karata di DKI Jakarta, baik pengurus, pelatih, atlet, dan lain-lain agar semua tersinkronisasi dengan baik.
"Bila itu bisa dijalankan, saya optimis Forki DKI bisa kembali mumpuni dan menjadi barometer karate nasional. Tidak hanya pembinaan atlet, tetapi juga kualitas organisasi. Yang pasti tantangan ke depan tidak gampang baik itu dari manajemen, organisasi, dan juga finansial,†papar Raja Sapta.
[wid]