Berita

ilustrasi

Humor Politik

Celana Dalam Tidak Laku Bukan Karena Kenaikan Harga BBM!

SENIN, 17 NOVEMBER 2014 | 08:12 WIB | LAPORAN:

SUATU hari di pasar pinggiran Ibu Kota, dua pedagang pakaian dalam wanita tengah asyik berbincang-bincang mengenai betapa sulitnya berdagang akibat isu kenaikan harga BBM yang sebentar lagi akan diumumkan pemerintah.

"Dagangan kita tidak laku bukan karena kenaikan BBM. Tapi penyebab
terbesarnya adalah karena 9 dari 10 cewek Jakarta tidak pakai celana dalam!" ujar Rosma yang berdagang celana dalam wanita.

Mendengar pendapat Rosma yang cenderung membela kebijakan pemerintah untuk menaikan harga BBM, Momo yang juga jualan pakaian dalam pun langsung menanggapinya dengan keras.

Mendengar pendapat Rosma yang cenderung membela kebijakan pemerintah untuk menaikan harga BBM, Momo yang juga jualan pakaian dalam pun langsung menanggapinya dengan keras.

"Ah, kau ini menyebar isu yang tidak bertanggung jawab! Apa faktanya?" cecar Momo.

"Mari kita buktikan,"  ujar Rosma seraya mengambil dagangannya dan mereka pun pergi ke depan jalan pintu masuk pasar untuk mengasongkan dagangan celana dalam.

"Ayo dipilih dipilih... dipilih... siapa lagi," ucap Rosma menawarkan dagangan dengan suara lantang.

"Bu, pakai celana, Bu?" tanya Rosma kepada pengunjung pasar.

"Enggak ah, lain kali aja...," jawab pengunjung pasar.

"Pakai celananya Mbak?" tanya Rosma kepada seorang gadis.

"Enggak lah yaauw!" jawab sang gadis.

"Neng, pakai celana?" tanya Rosma kepada remaja putri.

"Maaf, Enggak minat..!" jawab remaja tersebut.

"Pakai celana, Tante?" ujar Rosma kepada seorang Ibu muda.

"Enggak, kan kemarin udah?" jawab si Ibu Muda.

"Adik, pakai celana ya? tanya Rosma dengan tetap semangat.

"Enggak usyah yaaa..!" jawab anak tersebut.

"Naaah..! Apa kubilang, semua yang tidak pakai celana dalam tidak mau membeli daganganku!" ucap Rosma kepada Momo. [***]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya