Berita

Dunia

Menyusul Jepang Sumbang 1,5 Miliar Dolar AS untuk GCF

MINGGU, 16 NOVEMBER 2014 | 13:41 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Jepang berencana memberikan dana sebesar 1,5 miliar dolar AS kepada PBB untuk mendukung Green Climate Fund (GCF), hari ini (Minggu, 16/11).

Pernyataan ini dikeluarkan oleh Gedung Putih setelah Presiden Barack Obama bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe di sela-sela KTT G20.

Sebelumnya, Amerika Serikat telah lebih dahulu mengumumkan kucuran dana sebesar 3 miliar dolar AS untuk mengurangi dampak pemanasan global terhadap negara-negara miskin.


"Ini baik untuk komitmen kami dalam mendukung upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan membangun ketahanan iklim di seluruh dunia. Amerika Serikat dan Jepang mengumumkan total hingga 4,5 miliar dolar AS  untuk GCF," katanya, AFP mengabarkan.

GCF adalah mekanisme yang dirancang sebagai cara bagi negara-negara kaya untuk membantu penghijauan di negara-negara berkembang guna meningkatkan pertahanan mereka terhadap dampak perubahan iklim.

"Pengumuman ini dibangun di atas sejarah kepemimpinan kolektif oleh Amerika Serikat, Jepang, dan negara-negara lain untuk mendukung pembangunan rendah karbon di seluruh dunia," tambah pernyataan Gedung Putih.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya