Berita

Bisnis

Ada Usul Calon Dirut Pertamina Diuji DPR

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 18:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Proses seleksi tertutup Direktur Utama Pertamina rentan menghasilkan orang titipan dari pihak-pihak berkepentingan, tak terkecuali pihak asing. Ada usulan, calon Dirut Pertamina ikut menjalani fit and proper test di DPR.

"Saya kira perlu aturan baru yang mengatur seleksi direktur Pertamina, misalnya melalui Komisi VII. Jadi nanti terbuka ke publik siapa calon dan panitia seleksinya, tidak seperti sekarang," kata Koordinator Serikat Pekerja Pertamina,  Binsar Effendi Hutabarat, melalui sambungan telepon (Jumat, 14/11).
 
Diakui dia, memang kewenangan menentukan siapa dirut Pertamina ada di tangan RUPS. Tetapi sebagai BUMN terbesar yang memberikan pemasukan dari pengelolaan kekayaan alam kita bagi negara, maka sudah semestinya jajaran direksi Pertamina diisi oleh orang-orang yang punya jiwa kemandirian dan nasionalisme tinggi.


"Harus ditentukan aturan baru, dibuat konstitusi atau apa. Tidak bisa seperti sekarang, ditentukan secara politis, oleh partai, atau orang-orang yang menang. Ini perlu terobosan dari sisi aturan, perlu dibuat aturan baru," papar Binsar. 

Terkait nama-nama calon dirut Pertamina yang dinyatakan lolos dan ikut seleksi selanjutnya, Binsar mempertanyakan. Bisa-bisanya, nama-nama seperti Budi Sadikin, mantan Dirut Mandiri dan Rinaldi Firmansyah yang merupakan mantan Dirut Telkom lolos seleksi padahal keduanya tidak paham dan tidak memiliki latar belakang migas.

"Masa dari bank Mandiri terus mau ngurusin migas, tidak nyambung itu. Terus ada yang dari Telkom. Udah ini tidak masuk di akal. Apa urusannya Telkom ngurusin minyak," keluh Binsar. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya