Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi: Lewat Tol Laut Ekonomi Berputar Cepat

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 08:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi mengatakan program Tol Laut adalah program yang terintegrasi, bukan hanya pembangunan pelabuhan saja, tapi skup-nya amat luas, mulai dari membangun jaringan rel kereta, menyiapkan armada angkatan truk dan bus, juga percepatan wilayah yang bisa dijadikan industri.

"Jadi ini persoalan mulai dari titik pesisir sampai mendalam ke daratan," kata dia lewat akun facebook-nya sesaat lalu, Jumat (14/11).

Sementara pengembangan industri juga harus bertanggungjawab terhadap lingkungan, menghidupkan ekonomi secara organik di tengah masyarakat, sehingga masyarakat bisa tumbuh dalam ekonomi yang sehat, mobilitas tinggi dan mampu mengembangkan kualitas hidupnya.


Jokowi menjelaskan, kepadatan penduduk di Jawa akan dipecahkan bila wilayah-wilayah kantung ekonomi dibangun secara merata di luar Jawa terutama wilayah Indonesia timur. Pusat-pusat dagang dibangun, pertanian diperluas diversifikasinya, perikanan ditingkatkan penghasilannya dan pelabuhan-pelabuhan ramai lalu lintas kontainer berisi barang-barang bisa disebar secara merata sehingga pasar-pasar hidup, ekonomi berputar cepat.

"Percepatan ekonomi bangsa kita harus dialektis dengan irama percepatan ekonomi internasional, baik di kawasan ASEAN atau lebih luas lagi seperti Asia Pasifik dan Ekonomi Dunia. Agenda Tol Laut adalah jawaban pertama percepatan pertumbuhan itu," terangnya.

"Dalam diplomasi dunia internasional saya mengungkapkan hal ini, konflik-konflik antar negara di kawasan akan selesai dengan sendirinya bila ada semangat saling pengertian, semangat untuk saling menguntungkan di antara negara-negara. Dan kita bisa hidup dengan bahasa Ko-Eksistensi, saling mengakui dan menghormati keberadaan masing-masing dalam pergaulan dunia internasional," tambah Jokowi yang saat ini di Australia untuk menghadiri KTT G-20. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya