Berita

foto: instagram ani yudhoyono

Cerita Ani Yudhoyono Dipepet Pemuda Nekat

RABU, 12 NOVEMBER 2014 | 12:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebuah peristiwa menarik terjadi ketika mantan Presiden SBY dan Ibu Ani Yudhoyono dalam perjalanan pulang dari Bandung menuju Jakarta. Seorang pria nekat mengendarai mobil memepet mobil yang digunakan SBY dan Ani Yudhoyono.

Cerita tentang aksi nekat itu dibagikan Ani Yudhoyono di halaman Instagram miliknya. Berikut kutipan lengkapnya.

KEMARIN pukul 10 pagi, dalam perjalanan kembali ke Jakarta melalui pintu tol Buah Batu Bandung, tiba-tiba mobil kami dipepet dari kiri oleh sepeda motor. Tentu saja kami kaget.


Motor tersebut terus saja mengikuti kami. Sesuatu yang dulu tidak pernah terjadi, karena biasanya di samping kanan kiri mobil kami ada pengawal bermotor anti teror "ninja" dari Paspampres.

Disebut ninja karena menggunakan topeng dan pakaian serba hitam.

Lalu, si pengendara sepeda motor berusaha mengatakan sesuatu kepada kami. Kami hanya membaca gerakan mulutnya saja karena tidak terdengar jelas.

Dengan tenang, Pak SBY yang duduk di sebelah kiri pun menurunkan kaca mobil. Nalurinya sebagai militer berkata bahwa pengendara motor ini tidak punya niat buruk.

Pengendara motor: "Pak SBY, saya mau foto sama Bapak."

Pak SBY: "Ini sedang iring-iringan kendaraan. Tidak bisa berhenti begitu saja."

Pengendara motor: "Tapi saya sudah menunggu sejak jam 7 pagi di tempat hotel Bapak menginap. Tadi saya kecolongan tidak tahu Bapak sudah pulang."

Dengan tegas Pak SBY menjawab: "Begini saja, maju ke depan. Tunggu saya sebelum masuk pintu tol Buah Batu. Kita foto di sana."

Pengendara motor pun tersenyum: "Terima kasih pak."

Dan benar, sebelum masuk Tol Padaleunyi, mobil kami berhenti. Pak SBY dan saya keluar mobil, khusus untuk berfoto memenuhi permintaan Timothy, seorang mahasiswa, si pengendara sepeda motor itu. Lantas, dia memberikan kartu nama ayahnya yang ternyata seorang Guru Besar di ITB. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya