Berita

Sergey Kovalev

Olahraga

Trigelar Berat Ringan Kovalev Buat Anak

SENIN, 10 NOVEMBER 2014 | 08:14 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Petinju Sergey Kovalev suk­ses menyatukan tiga gelar kelas berat ringan. Kesuksesan itu di­raih usai menaklukkan Bernard Hopkins dalam pertarungan 12 ron­de, kemarin.

Hopkins yang berusia 49 ta­hun, sempat terjatuh pada ronde pertama. Namun, petinju asal Ame­rika Serikat itu masih dapat melanjutkan pertarungan hingga ronde 12 berakhir.

Dua juri memberi angka 120-107, dan satu juri 120-106 untuk Kovalev. Petinju asal Rusia itu kini sudah merebut sabuk versi IBF, WBA, dan WBO. Pria 31 ta­hun itu mencatat 26 kali me­nang tanpa pernah kalah, ter­ma­suk 23 kali menang KO, serta se­ka­li seri.


Sementara itu, Hopkins yang ki­ni tercatat sebagai petinju ter­tua yang pernah memegang gelar juara dunia, mengatakan bahwa ke­kalahan tersebut tidak oto­ma­tis mengakhiri kariernya.

Saya tidak akan mengung­kap­kan sekarang. Masih 50-50 apa yang akan saya lakukan se­lan­jutnya, tapi saya telah mela­kukan lebih dari orang-orang per­kirakan soal karier saya,” kata Hopkins.

Sementara Kovalev berpenda­pat, Hopkins perlu menghenti­kan kariernya gara memberi ke­sem­patan pada para petinju yang le­bih muda.

Ia menambahkan bahwa Hop­kins mungkin masih bisa me­nga­lahkan juara kelas berat ringan versi WBC Adonis Stevenson â€" meskipun belum pasti apakah Hopkins masih ingin mengincar pertarungan itu.

Sedang Kovalev mende­di­ka­sikan ini buat Sang Putra. Saya bahagia sekali,” kata Kovalev. Ke­menangan ini hadiah bagi anak saya, Alesandr. Saya se­nang karena ia tak bisa menjang­kau kepala saya.”

Natalia, istri Kovalev, baru sa­ja melahirkan anak pertama me­reka, 20 Oktober, di Los Ange­les, ketika Kovalev justru tengah ber­latih di tempat lain. Sepan­jang persiapan, Kovalev belum per­nah melihat wajah sang putra karena terus me­lakukan persiapan. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya