Berita

gunung padang/net

Politik

Riset Gunung Padang Ditawar Rp 12 Triliun

JUMAT, 07 NOVEMBER 2014 | 16:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebuah konsorsium menawar riset situs megalitikum Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, seharga Rp 12 triliun.

Tawaran itu disampaikan seseorang dari sebuah konsorsium kepada insiator Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Andi Arief dalam pertemuan setelah shalat Jumat tadi (7/11).

Habis shalat Jumat tadi saya memenuhi undangan pribadi dari seseorang yang saya belum kenal sebelumnya. Saya diundang oleh kawan saya yang dulu di PRD,” tulis Andi Arief dalam laman Facebook miliknya.


Dalam pertemuan itu, sang pemimpin konsorsium didampingi empat orang staf. Kepada Andi Arief, sang pemimpin konsorsium mengatakan uang sebesar Rp 12 triliun itu ditukar dengan 60 persen saham.

Saya kaget juga. Saya bilang, saya pikirkan dulu karena ini memang masih milik TTRM. Tapi ada inisiator sesungguhnya, Pak SBY dan ada keterlibatan TNI sebagai pelindung,” kata Andi Arief lagi.

Di samping itu sepertinya riset ini sudah menjadi milik masyarakat karena sejarah kita sedang menghadapi pertanyaan serius,” ujar mantan Staf Khusus Presiden ini.

Dia mengatakan, dirinya dan TTRM sama sekali tidak pernah memikirkan riset Gunung Padang memasuki wilayah komersil.

Menurut orang yang menyampaikan penawaran itu, konsorsiumnya tertarik untuk menjadi pengelola profesional kawasan situs Gunung Padang dan mempercantiknya tanpa mengubah bentuk-bentuk bangunan yang ada.

Mereka juga berniat memberikan pengelolaan situs kepada pihak swasta lain. Mereka perpendapat Gunung Padang akan menjadi sesuatu yang luar biasa menguntungkan baik untuk negara maupun bisnis mereka. Selain tentu saja menguntungkan masyarakat.

Andi Arief, masih dalam keterangannya, mengatakan bahwa di tengah perjuangan melakukan survei dengan pendanaan apa adanya, dan kisah utang di beberapa tempat yang belum dilunasi serta masih belum turunnya janji dana survei dari pemerintah sebesar Rp 3 miliar, angka Rp 12 triliun tentu cukup berarti sebagai tawaran.

Selama ini pula, sambungnya, dirinya dan TTRM sudah kerap difitnah seolah mengambil keuntungan dari riset yang selama ini mereka lakukan.

Sebagai orang timur, saya ucapkan terima kasih karena sudah mengapresiasi riset TTRM sampai berminat membelinya dan saya akan kemukakan dulu tawaran ini kepada tim peneliti, Pak SBY, dll,” kata Andi Arief.

Pada bagian lain, dia mengatakan, dirinya dan TTRM tidak akan melanggar prinsip bahwa riset yang selama ini mereka lakukan di Gunung Padang adalah sumbangan buat negara. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya