Berita

Kesehatan

Kemendag: Loom Band Aman untuk Kesehatan

JUMAT, 07 NOVEMBER 2014 | 14:40 WIB | LAPORAN:

Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memastikan karet gelang berwarna-warni, loom band, tidak berbahaya untuk kesehatan sehingga aman untuk dipergunakan oleh siapapun, termasuk anak-anak.

Beberapa waktu lalu tersiar kabar, karet gelang ini mengandung phthalate (DEHP), zat yang dapat memicu kanker.

Direktur Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Kemendag Widodo mengatakan, setelah melalui pengujian oleh The Birmingham Assay Office, ternyata yang mengandung phthalate adalah aksesorisnya, bukan pada gelang loom band.


Bukan karet gelangnya, tapi aksesorisnya,” kata Widodo di kantor Kementerian Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Jumat (7/11).

Dijelaskannya lebih detil, dari 11 produk loom band yang diteliti, 10 di antaranya dinyatakan aman. Hanya satu yang belum memenuhi sesuai Standarisasi Nasional Indonesia (SNI), yaitu merk Xiang Long.

"Di produk Xiang Long itupun yang mengandung phthalate adalah aksesorisnya. Kadar phthalate di aksesoris lebih dari syarat mutu yang ditetapkan 25, 3154 persen. Lebih dari syarat mutu yang hanya 0,1 persen," tuturnya.

Ia menambahkan, efek senyawa phthalates apabila terpapar ke dalam tubuh manusia, akan menimbulkan beberapa gangguan kesehatan, salah satunya gangguan kerja fungsi, perkembangan reproduksi, kanker payudara, kanker testis, autis, dan mengurangi produk sperma.

Dalam kesempatan itu dia juga meluruskan pemahaman tentang loom band. Katanya, loom band bukan mainan, tapi merupakan aksesoris fashion. "Memang kemasannya seperti mainan, tapi sebenarnya aksesoris. Banyak artis di luar negeri menggunakan loom band sebagai aksesoris mereka," ungkapnya.

Loom band sebenarnya sudah diperkenalkan ke masyarakat sejak dua tahun lalu. Di kemudian hari, oleh perusahaan asal Amerika Serikat, Rainbow, dikembangkan dengan menambahkan unsur kreatifitas untuk anak-anak.

Sebagai bentuk kepedulian perkembangan kreatifitas terhadap anak-anak, loom band menggelar lomba. Pemenangnya akan mendapatkan hadiah, juga dimasukkan ke dalam Youtube.[wid]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya