Berita

Kardaya Warnika/net

Politik

Komisi VII: Pemerintah Akan Sulit Menjelaskan Alasan Menaikkan Harga BBM

JUMAT, 07 NOVEMBER 2014 | 07:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika mengaku belum mendapat penjelasan secara resmi terkait usulan kenaikan BBM bersubsidi.

"Kita Komisi VII belum secara resmi menerima usulan kenaikan BBM bersubsidi dari pemerintah," ujarnya di Gedung DPR Jakarta, kemarin, (Kamis, 6/11).

Menurut politisi Gerindra ini, dirinya tahu mengenai rencana kenaikan itu dari media massa, karena itu Komisi VII akan segera mengundang mitra kerja pada minggu depan.


"Kita akan segera undang mitra kerja pada rapat Komisi," terang Kardaya.

Terkait kenaikan BBM, Kardaya menegaskan, kenaikan BBM saat ini timingnya tidak tepat. "Kita tidak melihat berapa kenaikan BBM subsidi, tetapi kita akan sulit menjelaskan kepada rakyat karena memang harga minyak dunia turun cukup besar," jelasnya.

Mantan Kepala BP Migas ini menambahkan, penurunannya mencapai 20 persen lebih jika dibandingkan dengan asumsi APBN sebesar 105 dollar/barel.

"Ini sudah turun menjadi 80 dolar perbarell, jadi pada saat minyak turun di bawha asumsi maka tidak pernah dalam sejarah pemerintah menaikkan BBM," terangnya dilansir dari laman Parlementaria.

Terakhir Kardaya menjelaskan, pada masa Presiden SBY juga tidak menurunkan BBM ketika harga turun di bawah asumsi. "Seluruh dunia juga harga BBM turun jadi bagaimana pemerintah menjelaskannya (kenaikan harga BBM) kepada masyarakat," tandasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya