Berita

ilustrasi/net

Bisnis

PDIP: Dirut Pertamina harus Nasionalis dan Berintegritas

KAMIS, 06 NOVEMBER 2014 | 05:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pertamina merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bersifat strategis. Karena BUMN, perusahaan pelat merah itu punya PSO (Public Service Obligation). Yaitu, penyedia bahan bakar minyak (BBM) untuk seluruh penjuru negeri.

Demikian disampaikan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto, kepada Rabu malam (5/11).

Melihat nilai strategis BUMN tersebut, dia mengungkapkan, syarat Direktur Utama Pertamina mendatang harus profesional. Dia juga harus punya kompetensi dan pengalaman internasional di bidang di bidang minyak dan gas.


"Tidak harus (pernah bekerja di perusahaan) asing. Tapi harus punya kualitas dan kualifikasi dunia," tegas tokoh yang pada periode lalu duduk di Komisi Energi DPR RI ini.

Menurutnya, pengalaman dan kompetensi itu penting, mengingat Pertamina harus siap bersaing dan memenangkan kompetisi dengan perusahaan-perusahaan dunia.

Apalagi, di masa Karen Agustiawan, Pertamina masuk dalam 500 perusahaan raksasa dunia versi Majalah Fortune. BUMN yang bergerak di sektor energi ini nangkreng di posisi 123.

Selain masuk dalam jajaran perusahaan elit dunia, Dirut Pertamina mendatang juga harus bisa mempertahankan atau bahkan melampaui prestasi Karen. Yaitu, mampu mencetak laba yang sangat bagus. "Walaupun uangnya masih diutang pemerintah," ungkapnya.

Karena prestasi tersebut, Karen sudah selayaknya dimintai pertimbangan kriteria atau sosok siapa yang tepat memimpin Pertamina. Karena Karen paling mengetahui bagaimana visi perusahaan negara itu.  "Setidaknya (dirut mendatang) paham pemikiran Bu Karen," tekannya.

Meski begitu, dia mengakui ada kekurangan Karen yang harus ditutupi oleh dirut mendatang. Yaitu membangun kilang minyak. "(Pembangunan) kilang itu penting untuk memperkuat kapasitas. Karen gagal disitu," tegas Ketua DPP PDIP Bidang Energi dan Pertambangan ini.

Selain itu, syarat lain yang harus dimiliki dirut mendatang adalah berintegritas dan berjiwa nasionalis. Karena bos perusahaan pelat merah itu harus berpikir untuk memperkuat kepentingan nasional.

"Pengadaan BBM dan biaya distribusinya itu membutuhkan dana Rp700 triliun dalam setahun. Artinya ini kalau tidak dikelola dengan benar, ampun bisa kacau. Makanya harus orang berintegritas dan nasionalis," imbuhnya.

Untuk mendapatkan figur yang memenuhi syarat tersebut, dia tidak mempersoalkan kalau pemerintah melibatkan pihak luar atau perusahaan yang konsen di bidang tes psikologi dan kepemimpinan. Nanti akan dinilai apakah calon tersebut punya kapasitas untuk menjadi seorang CEO.

"Supaya tidak ada kolusi," demikian politikus senior yang akrab Bambang Pacul ini.[zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya