Berita

foto: net

Dunia

TRAGEDI SEWOL

Keluarga Korban Hormati Kesepakatan Pemerintah dan Oposisi

SENIN, 03 NOVEMBER 2014 | 07:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keluarga korban tragedi feri Sewol bulan April lalu tidak akan menolak kesepakatan antara kubu oposisi dan pemerintah dalam upaya menyelidiki penyebab tragedi.

Keluarga korban memahami proses politik yang begitu sulit yang telah berlangsung berbulan-bulan. Kubu oposisi yang dimotori Aliansi Politik Baru untuk Demokrasi (NPAD) sempat melakukan aksi duduk di luar gedung parlemen.

Sikap keluarga korban ini disampaikan hari Minggu kemarin (2/11).


“Keluarga korban menghormati proses yang sulit untuk mencapai kompromi, walaupun kesepakatan itu mengandung gatasan dan problem,” ujar  jurubicara keluarga Yoo Kyung-geun dalam jumpa pers di Ansan, selatan Seoul.

Hari Jumat (31/11), Saenuri dan NPAD sepakat untuk membentuk komite pencari fakta. Ketua komite ini akan dipilih oleh keluarga korban.

Hal lain yang dilakukan untuk memastikan suara keluarga korban didengar adalah, Saenuri setuju akan menarik anggota mereka di komite itu bila keluarga korban menolak.

Tragedi Sewol adalah salah satu kecelakaan besar dalam sejarah Korea modern. Sebanyak 300 orang tewas dan hilang dalam peristiwa ini. Tragedi Sewol juga membuat kepercayaan publik terhadap pemerintah turun drastis. [dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya