Berita

ilustrasi/net

Hukum

YLBHI: Jaksa Agung Harus Sosok Pemberani

MINGGU, 02 NOVEMBER 2014 | 20:31 WIB | LAPORAN:

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menolak pejabat Jaksa Agung berasal dari partai politik. Pasalnya, Jaksa Agung haruslah sosok yang berani, bersih, jujur, dan tidak berkepentingan dengan partai.

"Kalau melihat sosok Jaksa Agung yang ideal, dia harus berani memotong dan memangkas proses-proses yang tidak berguna," ujar Direktur Advokasi YLBHI Bahrain dalam diskusi bertema 'Polemik Calon Jaksa Agung Asal Parpol' di restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta, Minggu (2/11).

Menurutnya, siapapun Jaksa Agung yang baru nanti diharapkan bisa menindak jaksa-jaksa nakal yang membuat lapak lewat kasus. Hal itu agar terpenuhinya rasa keadilan bagi masyarakat.


"Kalau Jaksa Agung siap menindak demi keadilan sosok siapapun kita terima. Tapi, jangan dari orang partai," kata Bahrain.

Selain itu, Jaksa Agung ke depan juga harus bisa membawa marwah kejaksaan dalam upaya mengembalikan kekayaan negara. Serta mampu dan berani dalam kapasitasnya memberantas tindak pidana korupsi dan kejahatan hak asasi manusia (HAM).

"Itu berbahaya bagi negara, saya kira penegak hukum yang kita anggap Ad Hoc akan bubar. Kejaksaan lebih optimal menjaga kekayaan negara tapi kenyataannya banyak jaksa buat lapak di mana-mana," tegas Bahrain.[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya