Berita

abraham samad dan jokowi/net

Politik

Jokowi dan KPK Didesak Buka Daftar Menteri Tanda Merah

KAMIS, 30 OKTOBER 2014 | 07:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gabungan organisasi aktivis kepemudaan dan kemahasiswaan serta LSM mendesak Presiden Joko Widodo agar segera mencopot menteri yang masuk daftar list nama yang telah mendapat tanda merah dari KPK.

Gabungan organisasi ini antara lain: Poros Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Indonesia (Poros BEM-I), Ikatan Lembaga Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Politik Se-Indonesia (ILMAISPI), Persatuan Nasional Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Seluruh Indonesia (PENA ISMSI), Perhimpunan Simpul Aktivis Seluruh Indonesia (PERSIRA), Eksponen Lintas Aktivis Se-Indonesia Timur, dan Pergerakan Mahasiswa Pemerhati Hukum Indonesia (PMPHI).

Ketua Umum PENA ISMSI, Fuad Bachmid selaku inisiator gerakan tersebut mengatakan bahwa upaya tersebut ditempuh untuk menantang Presiden Joko Widodo terkait dengan komitmen pemberantasan korupsi, pasalnya agenda clean goverment akan menjadi mustahil jika kabinetnya sendiri masih berisi orang-orang yang punya rekam jejak korupsi.


Tak hanya itu, Fuad juga menantang KPK agar segera mengumumkan nama-nama menteri tersebut. Ia menjelaskan bahwa dengan diumumkannya nama-nama tersebut, KPK tidak perlu merasa minder apalagi ragu, sebab dengan sendirinya KPK sudah libatkan publik untuk sama-sama melakukan pengawasan eksternal terhadap jejak kepada para anggota kabinet, sehingga agenda pengawasan dapat lebih mudah dilakukan.

"Tak hanya itu, langkah KPK adalah bagian dari menyelamatkan situasi negara dari ancaman sisa bakteri yang ditinggalkan rezim-rezim sebelumnya," ujar Fuad dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/10). [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya