Berita

ilustrasi/net

Politik

Gede Pasek: Pemecatan 8 Anggota DPR Demokrat Unik dan Aneh

SELASA, 28 OKTOBER 2014 | 09:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Politisi Partai Demokrat yang kini jadi Anggota DPD RI Gede Pasek Suardika mengaku dapat info dari tokoh Demokrat, ada delapan anggota DPR RI Fraksi Demokrat yang dipecat.

Selanjutnya, delapan anggota DPR itu diganti alias di-PAW dengan orang-orang dekat elit Demokrat.

Mereka adalah; Rooslynda Marpaung diganti Jhonny Allen Marbun, Ambar Tjahyono diganti Roy Suryo, Nasyit Uma diganti M Jafar Hafsah, Wahyu Sanjaya diganti Juhaini Alie, Amin Santono diganti Didi Irawadi Syamsudiin, Fandi Utomo diganti Lucy Kurniasari, Rudi H Bangun diganti Hinca Pandjaitan, dan Verna Gladys diganti Andi Saiman.


Pasek menjelaskan, SK pemecatan mereka sudah keluar dari Mahkamah Partai yang dipimpin ketuanya Amir Syamsudin.

"Pemecatan ini unik dan aneh. Saya dapat info dari tokoh PD yang sedih melihat prilaku pengelolaan partai yang ugal-ugalan dan jauh dari politik bersih cerdas dan santun. Partai harus diselamatkan," jelas dia di akun @G_paseksuardika sesaat lalu, Selasa (28/10).

"Saya ingin diskusi soal demokrasi di Partai Demokrat saat ini. Sebagai kader, saya makin sedih melihat antara nama dan prilaku tidak sama. Partai ini milik publik karena habitat hidupnya di masyarakat. Sehingga wajar rakyat harus tahu apa yang terjadi," tambahnya.

Saat ini, lanjut Pasek, bolanya ada di tangan Ketua Umum Partai Demokrat SBY dan sekjennya Ibas Yudhoyono. Apakah putusan Mahkamah Partai itu ditindaklanjuti atau tidak.

"Bukankah soal keberatan mereka itu sudah terlewati di lembaga resmi negara. Mereka sudah menang di Pileg, sudah ditetapkan KPU, sudah diputus oleh DKPP bagi yang ajukan keberatan ke sana, dan sudah dilindungi oleh putusan MK," ungkapnya.

"Kalau sudah semua lembaga negara dan pilihan rakyat memilih 8 orang tersebut, kok sekarang dirampas dengan jalur internal partai yang tidak fair prosesnya?" tambah Pasek. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya