Berita

puan maharani/net

Politik

KABINET KERJA

Hanya Puan Maharani yang Kader Asli

SELASA, 28 OKTOBER 2014 | 07:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tidak adil bila belum apa-apa Puan Maharani yang dipercaya Presiden Joko Widodo menjadi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan diserang. Sebaiknya, diberikan kesempatan kepada Puan untuk menunjukkan apakah dia bisa atau tidak menjalankan amanah pada posisi itu.

Begitu menurut hemat Jurubicara Diaspora Profesional Muda Indonesia (DPMI), Akuat Supriyanto yang juga kader PDI Perjuangan.

“Kalau Anda serang-serang dia di awal tapi ternyata nanti kinerjanya bagus, bagaimana?” tulis Akuat yang sedang menuntut ilmu di Losbia, Portugal, dalam laman Facebook.


Menurut Akuat dari empat menteri asal PDIP yang ada di Kabinet Kerja, kalau dipikir-pikir lagi hanya Puan Maharani yang benar-benar kader asli.

Tjahjo Kumolo yang dipercaya menjadi Menteri Dalam Negeri sebelum bergabung di PDIP adalah anggota Partai Golkar. Sementara Yasona Laoly yang duduk di kursi Menteri Hukum dan HAM sebelumnya adalah kader Partai Buruh. Sementara AAGM Puspayoga yang duduk di kursi Menteri Koperasi dan UKM lebih dikenal sebagai bangsawan Bali.

“Terlepas dari faktor dia (Puan) adalah anak MSP dan TK, sejak muda Puan ikut membantu berbagai kegiatan PDIP hingga akhirnya duduk dalam struktur partai,” kata Akuat.

“Sangat wajar jika ia jadi menteri. Soal dia dikasih pos menko, itu tentu berdasarkan pertimbangan matang dari presiden. Dia hanya menjalankan tugas saja. Selamat bekerja dan membuktikan, Puan,” demikian Akuat. [dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya