. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan kabinetnya di Istana Merdeka, Jakarta, tadi sore (Minggu, 26/10). Dari susunan kabinet tersebut, tidak terlihat jargon 'Koalisi Tanpa Syarat' yang digembar-gemborkan Jokowi saat kampanye pilpres yang lalu.
"Koalisi tanpa syarat itu hanya omong kosong dan membodohi rakyat, trebukti semua partai yang mengusung kebagian jatah menteri," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Andi Nurpati kepada , Minggu (26/10).
Ia pun agak kecewa ada kelompok masyarakat yang percaya dengan janji-janji kampanye Jokowi tersebut.
"Rakyat juga banyak mau ditipu dengan kata-kata koalisi tanpa syarat," ujar mantan Komisioner KPU ini.
Andi Nurpati menambahkan, sudah pasti siapapun yang jadi presiden maka akan membagi kursi kekuasaan (menteri) dengan koalisinya.
Dari 34 kursi menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK, belasan orang berasal dari partai politik. Mereka adalah;
PDIP-Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
-Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
-Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H Laoly
-Menteri BUMN: Rini M Soemarno
-Menteri Koperasi dan UMKM: AAGN Puspayoga
PKB-Menteri Tenaga Kerja: Hanif Dhakiri
-Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
-Menteri PDT dan Transmigrasi: Marwan Jafar
-Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
-Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi: Muhammad Nasir
NasDem-Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjiatno
-Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
-Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Mursyidan Baldan
Hanura- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara: Yuddy Chrisnandi
-Menteri Perindustrian: Saleh Husin
PPP-Menteri Agama: Lukman Hakim Saifuddin
[rus]