Berita

Petra Kvitova

Olahraga

Libas Sharapova, Dendam Kvitova Terbalas

Final WTA 2014
JUMAT, 24 OKTOBER 2014 | 08:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dendam Petra Kvitova ter­ha­dap Maria Sharapova terba­las. Dia melibas petenis asal Rusia itu 6-3, 6-2 pada Final WTA, di Indoors Stadium, Si­ngapura, kemarin siang. Selan­jutnya, Kvitova akan mengha­da­pi Caroline Wozniacki.

Tiga minggu yang lalu Kvi­to­va telah kalah dari Sharapova di final Beijing. Wajar di laga ka­li ini sukses menghajar Sha­ra­pova hingga kalah cukup telak.

Ini adalah kemenangan per­ta­ma­nya sejak Australia Ter­bu­ka 2012 silam. Pertemuan me­re­ka se­­belumnya di ibukota Ci­na itu mem­perpanjang rekor tan­pa ke­menangan Kvitova me­­lawan Sha­rapova lima per­tandingan, tapi hasil kali ini be­gitu mengejutkan.  


“Setelah dikalahkan saya me­rasa jatuh. Sekarang saya ti­dak benar-benar merasa baik dan masih memiliki kesempat­an untuk berada di semifinal,” kata Kvitova dikutip WTA.

Dua tahun lalu, pemain Re­pub­lik Ceko ini mampu berpi­jak pada kemenangan di Final WTA dan Piala Fed akhir pada akhir tahun. Kini dia mengin­car trofi di Singapura Open 2014.  

Sedangkan bagi Sharapova, mo­men ini dia mendapatkan ke­­ke­­cewaan mendalam. Meski de­mikian petenis cantik yang akrab di­sapa Masha ini meneri­manya kekalahan atas Kvitova dan gagal menggeser Serena. “Jelas, saya me­lakoni pertandi­ngan yang pan­jang, tiga jam le­bih dalam sehari. Tapi saya ti­dak merasa letih,” ucapnya.

Kekalahan ini menutup pelu­ang buat Sharapova. Di pertan­dingan pertama, secara menya­kit­kan dia ditumbangkan Caro­line Wozniacki.

Hal ini berbeda dengan Kvi­to­va yang sempat ditumbang­kan Agniezka Radwanska di la­ga per­dana. Peluangnya masih ter­bu­ka ke semifinal meski la­wan yang akan dihadapinya, Wozniacki.

Di atas kertas Kvitova yang berperingkat tiga dunia ini lebih diunggulkan dibandingkan Woz­niacki yang kini berada di urutan tujuh dunia. Sebelumnya Simona Halep mem­permalukan Serena Wil­­liams yang mengalahkannya le­­wat skor 6-0,6-2. Halep pun lang­­sung tercatat di sejarah Ru­mania sebagai petenis pertama ne­gara itu yang mampu mengalah­kan peringkat satu dunia.  ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya