Berita

Kahiyang Ayu dengan sang ayah/net

Diperlakukan Sama, Hampir Bisa Dipastikan Puteri Presiden Gagal Jadi PNS

JUMAT, 24 OKTOBER 2014 | 07:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Hampir bisa dipastikan puteri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu gagal dalam Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014.

Kemarin (Kamis, 23/10) Kahiyang dengan peserta lain mengikuti Tes CPNS di Gedung Badan koordinasi wilayah (Bakorwil) II Solo Jawa Tengah.

Dari hasil tes yang dilalui Kahiyang mendapat nilai 300. Nilai 300 poin itu terdiri dari 50 untuk tes wawasan kebangsaan (TWK), nilai 95 untuk tes inteligensi umum (TIU) dan 155 untuk nilai tes karakteristik pribadi (TKP). Berdasarkan dari ketiga nilai itu, nilai tes wawasan kebangsaan Kahiyang kurang bagus. Kahiyang berada di urutan 105 dari 196 peserta CPNS.


Menurut kepala Badan Kepegawaian Daerah Hari Prihatno untuk nilai minimal Passing grade yang ditetapkan Panselnas adalah 70 poin untuk tes wawasan kebangsaan (TWK), nilai 75 untuk tes intelegensi umum (TIU) dan 126 poin untuk tes karakteristik pribadi (TKP).

Karena ada nilai yang kurang dari batas minimal, hampir bisa dipastikan Kahiyang akan gagal pada tes CPNS kali ini.

"Kita perlakukan sama dengan peserta lain sesuai aturan. Soal ujian yang dikerjakan sama 6.000 soal dengan cara diacak. Tidak ada kursi yang lebih empuk. Untuk nilai menjadi urusan dari BKN" tegasnya dikutip dari laman JPNN.

Sedangkan dia juga mengakui pengawal Kahiyang masuk ke dalam Gedung. Namun tidak ikut dalam ruangan tes CPNS. Hanya saja Kahiyang ditempatkan di kursi yang bisa dipantau penawalnya secara langsung dari jarak yang cukup jauh. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya