Berita

hinca panjaitan/net

Politik

Jubir Demokrat: Jokowi dan KPK Sama-sama Tersandera

RABU, 22 OKTOBER 2014 | 22:05 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dari 43 nama calon menteri yang diserahkan Presiden Jokowi ke KPK, ada 8 nama yang dinilai bermasalah dengan hukum (tipikor).

Banyak kalangan menilai, Jokowi sedang menggunakan politik nabok nyilih tangan alias memukul dengan menggunakan tangan orang. Pasalnya, tidak mungkin Jokowi tidak tahu rekam jejak calon menterinya tersebut. Apalagi perekrutannya sudah dilakukan dengan ketat dan melibatkan sejumlah ahli.

Jurubicara Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, jika Jokowi benar sudah tahu diantara nama itu ada yang bermasalah. Sungguh Jokowi terjebak sendiri pada langkahnya.


"Kasihan calon itu tersudut secara terbuka," kata dia kepada sesaat lalu, Rabu (22/10).

Dan hal inilah salah satu alasan Jokowi menunda pengumuman kabinetnya yang direncanakan hari ini.

Selain Jokowi, Hinca juga menyebut KPK ikut tersandera. Karena mau tidak mau KPK harus mendalami calon menteri yang diberi tanda 'tinta merah' dan 'tinta kuning' tersebut.

"KPK terjebak pada rekomendasinya untuk mem-followup rekomendasinya sendiri atas nama hukum dan fakta hukum yang dimilikinya," demikian Hinca Pandjaitan.

Sebelumnya Ketua KPK RI Abraham Samad menerangkan, nama yang dikasih tanda 'tinta merah' berarti orang itu dalam kurun waktu satu tahun akan dijerat sebagai tersangka. Sementara, 'tinta kuning' berarti dalam kurun waktu dua tahun akan ditetapkan menjadi tersangka. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya