Berita

ilustrasi/net

Politik

Kabinet Jokowi Berada di Persimpangan Jalan

RABU, 22 OKTOBER 2014 | 20:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Baru tiga hari, pemerintahan Jokowi-JK sudah mendapatkan banyak tekanan dari berbagai pihak dalam komposisi pembentukan kabinet.

Ketua Umum Jaringan Kemandian Nasional (Jaman) A. Iwan Dwi Laksono mengatakan susunan kabinet Jokowi-JK sangat dinantikan oleh seluruh rakyat, karena dari komposisi menteri tersebut merupakan cerminan dari watak pemerintahan Jokowi-JK.

"Pemerintahan Jokowi-JK yang memilih jalan populisme ini sudah pasti berada di persimpangan jalan akan menjalankan visi dan misi Trisakti dan Nawacita, atau akan menjalankan neoliberalisme yang sudah terbukti kebijakannya gagal membawa rakyat mendapatkan keadilan dan kesejahteraan, jauh dari kedaulatan dan kemandirian bangsa dan negara," kata dia dalam keterangannya kepada redaksi, Rabu (22/10).


Nama-nama yang selama ini santer di media sebagai agen neolib seperti Sri Mulyani, Chatib Basri dan Rini Soemarno, akan bargain untuk masuk kabinet, bahkan kalau tidak masuk akan memasukkan second liner-nya seperti Mirza Aditya dengan target amankan kebijakan neoliberal yang selama ini berjalan.

"Kami (Jaman) dengan tegas menolak agen neolib dan kebijakan neolib," ujar Iwan Dwi Laksono.

Ia meminta kepada Presiden Jokowi khususnya untuk memilih menteri yang anti neoliberalisme, kompeten dan memiliki integritas, sehingga harapan akan menciptakan kemandirian nasional segera terwujud. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya