Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi Terus Janji Umumkan Kabinet Secepatnya

SELASA, 21 OKTOBER 2014 | 11:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) belum bisa memastikan kapan akan mengumumkan nama-nama menteri. Ia hanya berjanji akan mengumumkannya secepatnya.

"Secepatnya," kata Jokowi ketika ditemui wartawan setelah kunjungan Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O'Neill, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/10). Sebelumnya Jokowi juga sering mengatakan akan mengumumkan kabinetnya secepatnya.

Pada hari ini seperti dikabarkan Antara, jadwal Jokowi adalah bertemu dengan sejumlah kepala negara. Setelah menemui O'Neill, Jokowi juga menemui Menteri Urusan Perindustrian dan Perdagangan Federasi Rusia, Denis Valentinovich Manturov.


Ketua Tim Transisi Jokowi-JK, Rini Mariani Soemarno, telah menyerahkan nama-nama calon menteri ke KPK untuk diteliti rekam jejaknya pada Jumat (17/10) lalu. Dan pada hari Minggu (19/10), KPK sudah menyerahkan hasil penelusuran rekam jejak nama-nama calon menteri itu kepada Presiden Jokowi.

Postur kabinet Jokowi-JK diperkirakan tetap 33 kementerian dengan empat menteri koordinator, yaitu Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan HAM; Kementerian Perekonomian, Kementerian Koordinator Maritim, SDA, dan Lingkungan Hidup; dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Sosial-Budaya. Komposisi menterinya diperkirakan terdiri 18 nama berlatar belakang profesional dan 15 nama dari partai politik.

Wakil Ketua KPK, Zulkarnain mengatakan, pihaknya memberikan tanda merah dan kuning kepada nama-nama calon menteri yang telah diberikan Jokowi. "Kami tidak pakai istilah lolos atau tidak lolos, tapi memberikan masukan sesuai yang diminta, yang berisiko tinggi kami anggap merah, yang kami anggap kurang kami beri warna kuning," kata dia, kemarin secara terpisah.

Zulkarnain menjelaskan, warna merah menandakan nama yang bersangkutan berpotensi menjadi tersangka kasus pelanggaran hukum. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya