Berita

foto:net

Hukum

Politisi Senayan F-PAN Temui Kabareskrim terkait Ruwatan di Rumah Amien Rais

SELASA, 21 OKTOBER 2014 | 07:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Beberapa Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) direncanakan akan bertemu dengan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Suhardi Alius di Gedung Mabes Polri, Jakarta, pukul 9 pagi (Selasa, 21/10).

Anggota F-PAN Dapil Aceh I, Muslim Ayub mengatakan, mereka akan melaporkan dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan pelanggaran terhadap UU No. 9/1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, yang dilakukan oleh Pametri berkenaan dengan ruwatan (tolak bala) di depan rumah tokoh reformasi dan pendiri PAN, Amien Rais.

Muslim Ayub juga menjelaskan, mereka menemui Kabareskrim untuk meminta agar laporan masyarakat DIY tentang kasus tersebut segera diproses oleh Polda DIY.


Sebelumnya, Eksponen Angkatan Muda Muhamamdiyah melaporkan aksi ruwatan terhadap Amien Rais ke Polda DIY. Koordinator kegiatan Paguyuban Masyarakat Pelestari Tradisi (Pametri) Agus Sunandar dan kawan-kawan dilaporkan atas dugaan melakukan perbuatan fitnah, perbuatan tidak menyenangkan dan penghinaan.

Eksponen Angakatan Muda Muhammadiyah yang melaporkan Agus Sunandar dan kawan-kawan terdiri atas Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pemuda Muhammadiyah (PM), dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM).

"Kami mendesak Polda DIY agar dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya mengusut, memeriksa dan menangkap Agus Sunandar dan kawan-kawan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Irawan.

Dikatakan, aksi ruwatan yang dilakukan Agus Sunandar dan kawan-kawan dari Pametri di depan kediaman mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais di Perumahan Sawitsari, Pandeansari, Condongcatur, Depok, Sleman, pada Kamis pekan lalu (16/10) tak bisa ditolerir. Dengan dalih ritual budaya mengadakan ruwatan, tapi nyatanya secara sengaja dan sistematis mereka menyebarkan kebencian, fitnah, hasutan dan perbuatan tidak menyenangkan dengan memakai simbol tokoh Wayang Sengkuni yang ditunjukan kepada Amien Rais. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya