Berita

Megawati Soekarnoputri/net

Politik

Pertemuan Jokowi-Prabowo "Tampar Muka" Megawati

SENIN, 20 OKTOBER 2014 | 02:03 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Prabowo Subianto telah menunjukkan sikap kenegarawanannya dengan menerima kedatangan Joko Widodo Jumat kemarin. Rekonsiliasi antara rival yang bertarung saat Pilpres 2014 lalu ini akhirnya terwujud.

Lalu bagaimana dengan bos Jokowi di PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Ketua umum partai banteng itu sampai di penghujung 10 tahun pemerintahan SBY, belum juga legowo rekonsiliasi. Bahkan Megawati sampai saat ini belum juga "mengakui" SBY sebagai pemenang Pilpres 2004 dan 2009.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Dr. Harmonis mengatakan, pertemuan dan keakraban Jokowi-Prabowo yang ditunjukkan ke publik "menampar muka" Megawati.


"Seharusnya Megawati tersindir dengan pertemuan itu. Tapi saya nggak taulah seperti apa Megawati," kata Harmonis kepada redaksi, Minggu malam (19/10).

Jelas Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Pascasarja UMJ ini, sebagai anak raja (Anak Bung Karno), Megawati merasa raja di atas raja, sehingga sulit memaafkan orang, dalam hal ini SBY. Karena ia merasa sudah dibohongi dan dikhianati SBY.

"Ini yang membuat Megawati menutup pintu untuk SBY," ungkapnya.

Harmonis menambahkan, pertemuan dua tokoh Jokowi-Prabowo telah memberikan pendidikan politik yang bagus bagi semua kalangan. Dan ia berharap tradisi ini bisa dilanjutkan oleh para elit di masa mendatang.

"Ini untuk kepentingan bangsa. Jadi bukan lagi individu-individu," tandasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya