Berita

ka;net

Otomotif

KA Jayabaya Dilengkapi Fasilitas Difabel

MINGGU, 19 OKTOBER 2014 | 04:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali meluncurkan KA Jayabaya kelas ekonomi relasi Pasar Senen-Malang. Peluncuran itu ditandai dengan pelepasan keberangkatan KA Jayabaya rute Malang-Surabaya-Pasar Senen oleh Direktur Utama KAI, Ignasius Jonan.

Menurut Jonan, peluncuran KA Jayabaya itu untuk memenuhi permintaan masyarakat yang cukup tinggi, khususnya untuk rute Jakarta-Malang. Sebab, selama rute Jakarta-Malang hanya dilayani oleh empat KA, yaitu KA Matarmaja dan KA Majapahit untuk kelas ekonomi, serta KA Gajayana dan Bima untuk kelas eksekutif.

"Pokoknya kita mengikuti permintaan dari masyarakat saja," ujar Jonan saat peluncuran KA Jayabaya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (18/10).


Yang lebih istimewa lagi, kata Jonan, KA Jayabaya meski tergolong kelas ekonomi namun memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Bahkan KA itu juga dirancang untuk memfasilitasi penyandang cacat (difabel).

"Untuk fasilitas sama seperti KA yang lainnya, yaitu fasilitas AC, stop kontak di masing-masing tempat duduk serta desain interior yang lebih bagus. Cuma bedanya ini ada untuk difabel," ungkapnya JPNN.

Tarif yang diberlakukan untuk KA Jayabaya ini memakai subsidi (PSO) dengan menerapkan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB). Untuk TBA, Malang-Jakarta dipatok Rp 400 ribu. Sedangkan untuk BBB, harga tiket Malang-Jakarta Rp 190 ribu. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya