Berita

jokowi/net

Politik

Psikolog: Wajar Jokowi Bagi Kursi Menteri ke Partai Pendukung

SABTU, 18 OKTOBER 2014 | 01:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Memberi jatah kabinet bagi partai pendukung merupakan hal yang lumrah dalam dunia politik. Sehingga, wajar apabila kemudian presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) membagi-bagikan kursi menterinya.

"Orang yang baru belajar politik dasar pun tahu bahwa partai pendukung harus dimasukkan (dalam kabinet)," ujar psikolog politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk usai peluncuran buku 'Solusi Jokowi' di hotel Borobudur, Jakarta (Jumat, 17/10).

Hamdi justru merasa aneh jika partai yang sudah mati-matian berjuang memenangkan Jokowi tidak dilibatkan dalam pemerintahan. Hanya saja, skeptisme masyarakat terhadap kader parpol saat ini tengah klimaks sehingga cenderung menolak menteri yang merupakan kader partai.


"Anggapan masyarakat itu sekarang takut kalau nanti menteri dari parpol bakal seperti yang sudah-sudah (korupsi)," tegasnya. [why]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya