Berita

presiden sby/net

Politik

SBY Terima Dua Nama Calon Pimpinan KPK

KAMIS, 16 OKTOBER 2014 | 12:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menerima dua nama Calon Pimpinan KPK dari Panitia Seleksi (Pansel) di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/10).

SBY berjanji akan meneken kedua nama Calon Pimpinan KPK 2014-2018 tersebut dan segera mengajukannya kepada DPR RI.

"Pansel telah menuntaskan tugas yang Bapak berikan dan pada hari ini menyampaikan dua nama," ujar Ketua Pansel Calon Pimpinan KPK, Amir Syamsuddin, yang juga Menteri Hukum dan HAM, saat menyerahkan.


Kedua nama calon pimpinan KPK hasil seleksi tersebut adalah Muhammad Busyro Muqoddas dan Roby Arya Brata. Busyro adalah komisioner KPK yang kembali mengajukan diri setelah masa jabatannya berakhir pada 25 Desember 2014. Adapun Roby adalah pakar kebijakan publik dan penggiat antikorupsi.

Setelah menerima laporan dari Ketua Pansel, SBY kemudian menyampaikan bahwa pertemuan ini terbuka dan media dapat meliput.

"Agar rakyat Indonesia tahu, Pansel berkerja secara profesional, independen dan menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas," kata SBY.

KPK, lanjut SBY, adalah pilar penting dalam pemberantasan korupsi. Maka dari itu, sejak awal penyeleksian calon pimpinan KPK, Presiden telah meminta agar proses tersebut dilakukan dengan benar. Presiden tidak mengintervensi hasil seleksi yang dilakukan oleh Pansel.

"Dua nama ini juga tidak akan saya ganggu apapun karena tugas saya obyektif. Hasil Pansel akan saya teruskan ke DPR. Saya berharap proses di DPR RI juga berorientasi pada apa yang jadi hasil seleksi ini," jelas SBY.

Presiden dua periode ini berharap proses ini tidak dipolitisasi. "Ini penting karena kalau sudah bicara KPK, seleksi calon pimpinan KPK itu mudah sekali muncul kecurigaan bahwa jangan-jangan kekuasaan ikut mencampuri proses seleksi ini," tandas SBY dilansir dari laman presidenri.go.id.

Amir datang dengan didampingi anggota Pansel lainnya, yakni Farouk Muhammad, Rhenald Kasali, Harkristuti Harkrisnowo, Imam Prasojo, Widyo Pranomo, Ahmad Ube, dan Molan Tarigan. Sedangkan mendampingi Presiden dalam kesempatan ini adalah Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Jaksa Agung Basrif Arief, dan Kapolri Jenderal Sutarman. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya