Berita

Politik

SBY Persilakan Pimpinan Parlemen Sampaikan Pandangan di Istana Negara

KAMIS, 16 OKTOBER 2014 | 01:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden SBY mempersilakan secara berturut-turut Ketua MPR, DPR, dan DPD untuk menyampaikan pandangannya mengenai apa saja yang mesti dilakukan parlemen dan pemerintahan mendatang di bawah kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Hal itu dilakukannya ketika bersama Wapres Boediono bersilaturahim dengan pimpinan MPR, DPR, dan DPD RI di Istana Negara, Jakarta, Rabu malam (15/10).
Pertemuan yang digagas kalangan parlemen itu untuk menyerasikan langkah bersama antara pemerintah dan parlemen demi kepentingan bangsa dan negara.

"Terima kasih atas inisiatif dari para pimpinan baik MPR/DPR/DPD untuk berkenan melaksanakan pertemuan dengan saya, wapres, dan para menteri," kata Presiden SBY di awal sambutannya, dikutip dari presidenri.go.id.

"Terima kasih atas inisiatif dari para pimpinan baik MPR/DPR/DPD untuk berkenan melaksanakan pertemuan dengan saya, wapres, dan para menteri," kata Presiden SBY di awal sambutannya, dikutip dari presidenri.go.id.

Dalam kesempatan ini, Presiden juga mengucapkan selamat atas terpilihnya para pimpinan MPR, DPR, dan DPD RI yang baru.

"Atas nama pemerintah, saya ingin mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan pada bapak sekalian untuk mengemban tugas sebagai unsur pimpinan di MPR, DPR, dan DPD RI. Semoga tugas mulia itu dapat bapak-bapak emban dengan baik," ujar Presiden.

Pertemuan kemudian dilakukan tertutup. Pimpinan parlemen yang hadir diantaranya, Ketua MPR Zulkiflki Hasan beserta Wakil Ketua MPR EE Mangindaan dan Oesman Sapta Odang. Kemudian Ketua DPR Setya Novanto beserta Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, Agus Hermanto, Fadli Zon, dan Fachri Hamzah. Juga Ketua DPD Irman Gusman.

Mendampingi SBY dalam pertemuan ini, diantaranya, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Mensesneg Sudi Silalahi, Menkumham Amir Syamsuddin, Jaksa Agung Basrif Arief, dan Kapolri Jenderal Sutarman.

Usai pertemuan, para pimpinan MPR RI pun menyampaikan undangan menghadiri pengambilan sumpah presiden terpilih Joko Widodo pada 20 Oktober. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya