Berita

militan isis/net

Dunia

ISIS Makin Kuat, AS dan Rusia Perkuat Kerjasama Intelijen

KAMIS, 16 OKTOBER 2014 | 00:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Para pemimpin militer lebih dari 20 negara telah bertemu di Amerika Serikat untuk membahas cara memerangi kelompok Negara Islam Irak dan Levant, atau biasa disebut ISIS.

Di kesempatan terpisah, AS dan Rusia menyepakati perjanjian untuk berbagi  informasi intelijen terkait kelompok bersenjata itu.

Presiden AS, Barack Obama, yang Selasa lalu bertemu para menteri pertahanan dari 22 negara, mengungkapkan "sangat prihatin" melihat kemajuan ISIS memenangkan beberapa wilayah di Iran dan Suriah. Obama bersumpah bahwa serangan udara AS akan terus dilancarkan di kedua negara itu, sambil mengatakan bahwa ada juga beberapa keberhasilan dalam mengatasi ISIS seperti di Erbil dan Mosul.


"Ini akan menjadi kampanye jangka panjang," kata Obama, dikutip Al Jazeera, tanpa mengisyaratkan perubahan strategi militer, terutama dalam melibatkan serangan udara.

"Kami masih dalam tahap awal. Seperti halnya upaya militer, akan ada kemajuan dan periode kemunduran. Yang pasti, koalisi kami bersatu di belakang upaya jangka panjang ini," tambahnya.

Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, bertemu Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, di Paris, untuk membahas perkembangan terbaru di Irak dan Suriah.

Kerry mengatakan, AS telah sepakat untuk mengintensifkan kerjasama intelijen dengan Rusia, terkait perkembangan ISIS dan tantangan kontra-terorisme di wilayah Timur Tengah.

Dia mengatakan, Moskow juga akan berusaha berbuat lebih banyak untuk membantu mengatasi ISIS dan melatih militer Irak. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya